Audit Sistem Informasi - PenyairCoding (Bergerak & Kemudian Terjadi)
Latest Post
Tunggu...

Senin, 25 November 2019

Audit Sistem Informasi

Memahami Pentingnya Audit Sistem Informasi


Audit Sistem Informasi

Pengertian Audit Sistem Informasi

Audit Sistem InformasiAudit Sistem Informasi merupakan sebuah kegiatan evaluasi yang berhubungan dengan pengumpulan data yang nantinya akan dijadikan rekomendasi untuk menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan aset, memelihara integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan menggunakan sumber daya secara efisien. Proses auditing dilakukan oleh auditor, yaitu seseorang yang memiliki kompetensi untuk mengaudit dan sifatnya independen.

Tujuan Audit Sistem Informasi

Pengamanan Asset
Aset yang berhubungan dengan instalasi sistem informasi seperti perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), manusia (people), file data/database, dokumentasi sistem, dan peralatan pendukung lainnya.

Menjaga Integritas Data
Menjaga Integritas Data penting dalam audit sistem informasi, karena integritas data berarti memiliki atribut, yang dimana atribut itu sendiri memiliki keakuratan, kebenaran serta kelengkapan yang dapat dipercaya.

Efektifitas Sistem
Efektifitas sistem dalam audit sistem informasi memiliki peranan penting dalam proses pengambilan keputusan. Dengan kata lain  suatu sistem informasi dapat dikatakan efektif bila sistem informasi tersebut telah sesuai dengan kebutuhan user/pengguna.

Efisiensi
Dikatakan efisien jika dalam penggunaan sumberdaya diupayakan seminimal mungkin untuk menghasilkan output/keluaran yang dibutuhkan. Tapi pada dasarnya sistem informasi ternyata banyak menggunakan berbagai sumberdaya, seperti mesin, dan segala perlengkapannya (hardware), perangkat lunak, sarana komunikasi dan tenaga kerja yang mengoperasikan sistem tersebut.

Tipe Audit

  1. Audit internal dilaksanakan oleh pihak internal yang berada dalam ruang lingkup perusahaan. 
  2. Audit Eksternal dilaksanakan oleh pihak dari luar perusahaan/eksternal atau kantor akuntan publik dan badan pengawas keuangan (BPK). 

Jenis-Jenis Audit Sistem Informasi

Audit Laporan Keuangan (Financial Statement Audit)
Merupakan audit yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kewajaran laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan/organisasi. 

Audit Kepatuhan
Audit kepatuhaan merupakan audit yang tujuannya untuk menentukan, apakah yang diaudit sesuai dengan kondisi atau peraturan tertentu. Hasil audit kepatuhannya umumnya dilaporkan kepada pihak yang berwenang membuat kriteria. Audit kepatuhan banyak dijumpai dalam pemerintahan.

Audit Operasional
Audit operasional merupakan pengkajian atas setiap bagian organisasi terhadap prosedur operasi strandar (SOP) dan metode yang diterapkan suatu organisasi dengan tujuan untuk mengevaluasi efisiensi, efektivitas dan keekonomisan.

Audit Investigasi
Audit investigasi merupakan suatau rangkaian kegiatan mengenali, identify atau mengidentifikasi, memeriksa atau menguji secara detail informasi dan fakta yang ada untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya dalam rangka pembuktian untuk mendukung proses hukum atas dugaan penyimpangan yang dapat merugikan keuangan suatu entitas (perusahaan atau organisasi atau negara atau daerah).

Tahapan Audit
Perencanaan (planning)

  • Menetapkan ruang lingkup dan tujuan audit.
  • Mengorganisasikan tim audit.
  • Memahami tentang oprasi bisnis klien.
  • Mengkaji ulang semua hasil audit sebelumnya.

Pemeriksaan lapangan (field work)
Yaitu pengumpulan informasi dengan cara mengumpulkan data dengan pihak – pihak yang terkait.

Pelaporan (reporting).
Setelah pengumpulan data maka akan diperoleh data yang akan diproses untuk di hitung berdasarkan perhitungan maturity level.

Tindak lanjut (follow up).
Memberikan laporan hasil audit dalam bentuk rekomendasi tindakan perbaikan kepada pihak manajemen objek yangditeliti, untuk kemudian wewenang perbaikan menjadi tanggung jawab manajemen objek yang diteliti apakah akan diterapkan atau hanya menjadi acuan untuk perbaikan di masa yang akan datang.

Peranan Audit Sistem Informasi

  1. Untuk memberikan suatu hasil evaluasi yang independen mengenai kesesuaian dan kinerja dari TIK (Teknologi Informasi Dan Komunikasi ) yang ada, apakah sudah dapat melindungi aset TIK (Teknologi Informasi Dan Komunikasi).
  2. Menjaga integritas dan ketersediaan sistem dan data.
  3. Menyediakan informasi yang relevan dan handal, dan mencapai tujuan organisasi dengan efektif, serta menggunakan sumber daya TIK (Teknologi Informasi Dan Komunikasi) dengan efisien.

Manfaat Audit Sistem Informasi
Untuk Meningkatkan perlindungan atas aset TIK lembaga pemerintahan yang merupakan kekayaan negara, atau dengan kata lain aset milik publik.
Untuk Meningkatkan integritas dan ketersediaan sistem dan information yang digunakan oleh lembaga pemerintahan baik dalam kegiatan antar lembaga maupun dalam memberikan layanan publik.
Untuk Meningkatkan penyediaan informasi yang relevan dan handal bagi para pemimpin lembaga pemerintahan dalam mengambil keputusan dalam menjalankan layanan Publik.
Sekian semoga tulisan ini bermanfaat buat kita semua, terima kasih.

Artikel Lainya -> Mengenal Industri 4.0

    Choose :
  • OR
    To comment
Tidak ada komentar:
Write comments